- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
- Kabid SD Disdikpora Cianjur Pimpin Tim Verifikasi Perpanjangan Izin An Nashir Primary School
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Peran Keluarga: Pendampingan Menyeluruh untuk Korban TPPO
- BAZNAS Cianjur Salurkan Bantuan dalam Acara Rembug Warga di Sukanagara
Babinsa Sartono dan Warga Bersihkan Tanah Longsor

Keterangan Gambar : Babinsa Sartono dan warga saat membersihkan longsoran tanah
pinusnews.id Cianjur -Berbekal alat seadanya, Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Kodim 0608/Cianjur dan warga, membersihkan lumpur pasca terjadinya bencana alam tanah longsor, tepatnya di lokasi kejadian wilayah Jampung Rancailat, Desa Panyimpangan, Kecamatan Cibinong, kabupaten Cianjur, Sabtu (08/10/2022).
Seringkali terjadinya tanah longs disebabkan wilayah Kecamatan Cibinong, sebagian besar merupakan daerah pegunungan. Hujan turun yerus-menerus mengakibatkan banyak desa yang mengalami tanah longsor.
Baca Lainnya :
- Lingkungan Sehat Tanpa Sampah
- Sudah Proses Hukum, Kasus Tanah Eks HGU Sukaresmi Gagal Dibahas
- Babinsa Selagedang Pantau Bencana Tanah Longsor di Cibeber
- Banyak Lahan Tanah Kosong di Cianjur, Harus Diberdayakan Jadi Produktif
- Satreskim Polres Cianjur Tangkap Penimbun BBM Bersubsidi
Beberapa desa yang mengalami tanah longsor, salah satunya adalah Desa Panyimpangan tepatnya di Kampung Rancailat Desa Panyimpangan, hingga longsoran menutupi jalan.
Salah seorang Babinsa Koramil 0608-16/Cibinong Sertu Sartono menjelaskan terjadinya bencana alam tanah longsor tersebut.
“Peristiwa ini selain dipicu oleh hujan lebat, juga dikarenakan kondisi tebing yang labil, sehingga tebing pun ambrol. Material longsoran berupa lumpur ada yang menimpa rumah warga, juga ada tanah longsor yang mengenai jalan kecil hingga tidak bisa dilalui oleh warga, untuk pejalan kaki ataupun oleh kendaraan roda dua," jelasnya.
Selain itu, Sartono mengingatkan kepada warga masyarakat lainnya agar mewaspadai musim hujan saat ini, terutama tempat-tempat yang rawan longsor, karena saat hujan lebat, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi bencana lain seperti pohon tumbang dan sebagainya.
"Intinya, warga harus selalu waspada dan berhati-hati saat hujan lebat turun. Lebih baik mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman," pungkas Sartono. (Pendim/ds)











