- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
- Kabid SD Disdikpora Cianjur Pimpin Tim Verifikasi Perpanjangan Izin An Nashir Primary School
Apel HAB ke-78, Gus Men Ingatkan ASN Kemenag Melayani dengan Hati dan Jaga Netralitas

Keterangan Gambar : Menag Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan amanat pada Apel HAB ke-78 Kemenag, Rabu (3/1/2024).
Pinusnews.id - Kementerian Agama (Kemenag) merayakan ulang tahun ke-78. Keluarga besar Kementerian Agama menyebutnya sebagai Hari Amal Bhakti (HAB).
Apel perayaan HAB digelar serentak oleh ASN Kemenag, pusat dan daerah. Berbeda dari sebelumnya, kantor pusat Kementerian Agama menggelar apel HAB ke-78 di Tugu Proklamasi, Jakarta. Apel HAB diikuti para pejabat eselon I, II, III, IV, fungsional pertama, muda, dan madya, serta para pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama.
"Pada momentum HAB ke-78 Kementerian Agama ini, saya mengajak kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk meningkatkan spirit layanan kita kepada seluruh umat beragama. Indonesia Hebat Bersama Umat adalah tema yang kita usung pada HAB ke-78 ini," Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan amanah pada Apel HAB di Jakarta, Rabu (3/1/2024).
Baca Lainnya :
- Presiden: Komitmen Pemerintah dalam Pemerataan Pembangunan Melalui Dana Desa
- Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) POSBAKUM Pengadilan Negeri Cianjur dengan YBH Sugih Mukti
- Cinta yang Mengantarkan ke Surga
- Sekda Cianjur: 2024 Tahun Politik, Fokus Bekerja Jangan Terdistorsi Hal Lain
- Selama Lima Tahun, JQR Berhasil Transformasikan Spirit Layanan Publik yang Cepat
Tema ini, kata Menag, bermakna bahwa ASN Kementerian Agama harus membersamai umat untuk menuju Indonesia yang hebat. Wujud dari membersamai umat ini adalah dengan memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat beragama. Oleh karena itu, ASN Kemenag harus berusaha bersama mewujudkan birokrasi yang melayani.
"Kita layani umat dengan senang hati, riang gembira, dan penuh pengabdian. Jadikan pelayanan umat ini sebagai “panggilan hati”, bukan semata kewajiban birokrasi," ujar Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut.
"Jika pelayanan umat ini dilandasi sebagai panggilan hati, maka saya yakin dan percaya akan terwujud birokrasi yang inklusif, transparan, dan berdampak. Kita akan betul-betul bersama umat, yang berujung pada Indonesia Hebat," sambungnya.
Gus Men bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya atas beragam prestasi dan apresiasi di 2023. Moderasi Beragama sudah menjadi napas dalam setiap derap langkah insan beragama. Transformasi Digital terlaksana di seluruh satuan kerja Kementerian Agama dan lembaga-pendidikan keagamaan. KUA sudah bertransformasi menjadi semakin baik dalam memberikan layanan. Pesantren-pesantren mulai menapaki fase kemandirian dalam amal usaha dan ekonomi. Cyber University sudah on the track. Kerukunan umat beragama pun semakin meningkat.
Namun demikian, Gus Men mengingatkan bahwa keberhasilan itu bukan tanpa kekurangan. Masih banyak yang harus dibenahi dalam rangka perbaikan program mendatang.
"Kita jangan berpuas diri dengan berbagai hasil yang dicapai. Kita harus selalu mengevaluasi diri karena tugas kita belum usai. Momentum pergantian tahun dan peringatan HAB ke-78 Kementerian Agama ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik," tuturnya.
Perayaan HAB ke-78 Kemenag berlangsung dalam suasana kampanye pemilihan umum legislatif, serta presiden dan wakil presiden. Gus Men Yaqut mengatakan, agenda politik ini adalah satu hal yang lumrah dan merupakan agenda semua warga negara.
"Saya mengajak untuk senantiasa menjaga diri, keluarga, dan masyarakat sekitar. Bagi ASN Kementerian Agama, jagalah netralitas sesuai dengan ketentuan perundangan," pesan Gus Men.
Dengan balutan netralitas itu, Gus Men meminta ASN Kementerian Agama untuk membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. ASN Kemenag juga diminta mengawal pemilihan umum ini dari potensi penggunaan politik identitas, terutama identitas keagamaan.
"Kampanyekan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan politik identitas karena madharat-nya sangat besar dan dapat berujung pada disintegrasi bangsa. Jadikan pemilihan umum sebagai agenda yang penuh riang gembira dan suka cita," tegas Gus Men.
Sebagaimana biasanya, perayaan HAB diwarnai dengan pemberian apresiasi kepada sejumlah ASN Kemenag atas pengabdian mereka kepada negara. Kementerian Agama telah mengajukan kepada Bapak Presiden untuk memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 10.198 Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama. Permohonan itu telah dikabulkan Bapak Presiden.
"Pada Hari Amal Bhakti ke-78 ini, atas nama Bapak Presiden, diberikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun kepada 1.071 orang, 20 tahun kepada 2.810 orang, dan 10 tahun kepada 6.317 orang Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama," papar Gus Men.
Gus Men mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Gus Men berharap penghargaan tersebut semakin meningkatkan kinerja ASN Kementerian Agama dan menambah kebanggaan, sebagai bagian dari korps Kementerian Agama.
"Selamat memperingati Hari Amal Bhakti ke-78 Kementerian Agama. Semoga Kementerian Agama terus jaya, serta menjadi oase dan pelayanan umat yang terbaik," tandasnya. (Dens-Tim).











