- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Amanda Soemedi Minta Kader PKK Edukasi Sampah ke Masyarakat

Keterangan Gambar : Pinusnews.id - Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Amanda Soemedi meminta kader PKK terus mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari tingkat rumah tangga. "Peran kita sebagai kaum perempuan, yang mayoritas mengatur rumah tangga tidak kalah penting dalam pengurangan sampah dari sumbernya," ujar Amanda Soemedi saat Workshop Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga, di Gedung Pakuan Kota Bandung, Senin (18/11/2024). Menurut Amanda, perempuan menjadi garda terdepan dalam menerapkan pengelolaan sampah dari rumah tangga, agar penumpukan sampah yang berceceran di tempat pembuangan akhir tidak terjadi. Apalagi, penduduk Jawa Barat yang mencapai 49,9 juta, tak berhenti memproduksi sampah setiap harinya. "Perempuan memiliki peran penting dalam menerapkan pengelolaan sampah di wilayahnya, di lingkungannya, dan tentu di rumahnya masing-masing," imbuh Amanda. Karena itu, Amanda mengapresiasi workshop pengelolaan sampah skala rumah tangga yang dilaksanakan. Menurutnya, pada dasarnya awal mula kebanyakan sampah berawal dari rumah tangga. "Karena itu hari ini harus menjadi momentum penguatan komitmen kolaborasi seluruh komunitas perempuan di Jawa Barat yang diharapkan mampu melaksanakan upaya-upaya nyata dengan tulus dan ikhlas di tempat kita berkarya," sebutnya. "Selamat melaksanakan workshop pengelolaan sampah di skala rumah tangga, semoga apa yang didapat bisa bermanfaat bagi keluarga, lingkungan serta bangsa dan negara," pungkas Amanda. Saat ini tercatat ada sekitar 1,6 juta kader PKK di Jabar, dengan tim penggerak PKK tersebar di 27 kabupaten dan kota, 627 TP PKK hadir di kecamatan, dan 5.927 PKK eksis di tingkat desa/kelurahan. (tim-dens).
Pinusnews.id - Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Amanda Soemedi meminta kader PKK terus mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari tingkat rumah tangga.
"Peran kita sebagai kaum perempuan, yang mayoritas mengatur rumah tangga tidak kalah penting dalam pengurangan sampah dari sumbernya," ujar Amanda Soemedi saat Workshop Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga, di Gedung Pakuan Kota Bandung, Senin (18/11/2024).
Menurut Amanda, perempuan menjadi garda terdepan dalam menerapkan pengelolaan sampah dari rumah tangga, agar penumpukan sampah yang berceceran di tempat pembuangan akhir tidak terjadi.
Baca Lainnya :
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
Apalagi, penduduk Jawa Barat yang mencapai 49,9 juta, tak berhenti memproduksi sampah setiap harinya.
"Perempuan memiliki peran penting dalam menerapkan pengelolaan sampah di wilayahnya, di lingkungannya, dan tentu di rumahnya masing-masing," imbuh Amanda.
Karena itu, Amanda mengapresiasi workshop pengelolaan sampah skala rumah tangga yang dilaksanakan. Menurutnya, pada dasarnya awal mula kebanyakan sampah berawal dari rumah tangga.
"Karena itu hari ini harus menjadi momentum penguatan komitmen kolaborasi seluruh komunitas perempuan di Jawa Barat yang diharapkan mampu melaksanakan upaya-upaya nyata dengan tulus dan ikhlas di tempat kita berkarya," sebutnya.
"Selamat melaksanakan workshop pengelolaan sampah di skala rumah tangga, semoga apa yang didapat bisa bermanfaat bagi keluarga, lingkungan serta bangsa dan negara," pungkas Amanda.
Saat ini tercatat ada sekitar 1,6 juta kader PKK di Jabar, dengan tim penggerak PKK tersebar di 27 kabupaten dan kota, 627 TP PKK hadir di kecamatan, dan 5.927 PKK eksis di tingkat desa/kelurahan. (tim-dens).











