- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Air Berkumpul dengan Air, Minyak Berkumpul dengan Minyak

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Tan Malaka dalam kutipan ini ingin menggambarkan hukum alam dan sosial bahwa sesuatu cenderung berkumpul dengan yang sejenis.
1. “Air berkumpul dengan air, minyak berkumpul dengan minyak.”
Secara ilmiah, air dan minyak tidak bisa bercampur karena sifatnya yang berbeda. Ini menjadi analogi bahwa dalam kehidupan, individu dengan kesamaan sifat, kepentingan, atau nilai akan cenderung berkumpul.
Baca Lainnya :
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
- Siswa Bisa Sekolah ke Luar Negeri, Ini Program Kautsar Institute Cianjur
- Puluhan Orang Rapid Test di Wana Wisata Pokland
2. “Setiap orang berkumpul dengan jenis dan wataknya.”
Dalam masyarakat, orang dengan pola pikir, karakter, atau tujuan yang mirip cenderung mencari dan membentuk kelompok sendiri. Misalnya, orang yang berpendidikan cenderung nyaman berdiskusi dengan sesama yang berwawasan luas, sementara orang dengan minat tertentu lebih sering berinteraksi dengan mereka yang memiliki ketertarikan yang sama.
Pesan utama dari kutipan ini adalah bahwa manusia secara alami mencari lingkungan yang sesuai dengan dirinya. Namun, ini juga bisa menjadi pengingat bahwa jika ingin berkembang, seseorang perlu memilih lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan diri, bukan hanya yang sekadar nyaman atau sejenis. (Nur Indah).











