- Dari 90 Gerai ke 203 Bangunan: Diskumdagin Cianjur Gerakkan Verifikasi Koperasi Merah Putih
- Kinerja Dinas PUTR Cianjur Hadirkan Infrastruktur untuk Kepentingan Masyarakat
- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
Warga Cianjur Selatan Terdampak Bencana Hidrometeorologi Dapat Bantuan Stimulan

Keterangan Gambar : Kondisi rumah terdampak bencana hidrometeorologi di Cianjur Selatan, Jawa Barat.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memberikan bantuan stimulan kepada warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Akibat bencana hidrometeorologi tersebut data terbaru ada sebanyak 10. 068 jiwa terdampak, 3.606 jiwa mengungsi dan 2.558 rumah rusak di 18 Kecamatan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Nurzein, mengungkapkan, bahwa pihaknya tengah mendata dan memprioritaskan warga yang membutuhkan. Bantuan stimulan akan diberikan kepada seluruh warga terdampak. Bantuan ini mencakup warga yang harus direlokasi maupun yang tetap tinggal di lokasi semula.
Baca Lainnya :
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
“Semua yang terdampak akan mendapatkan bantuan, besaranya disesuaikan dengan tingkat kerusakan,” kata Nurzein.
Bantuan tersebut terdiri dari Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp60 juta untuk kerusakan berat. Nilai nominal stimulan disamakan dengan korban gempa bumi dua tahun lalu.
"Saat ini, BPBD masih melakukan proses pendataan untuk memverifikasi tingkat kerusakan rumah warga. Setelah data diverifikasi, nominal bantuan akan ditentukan. Untuk tahap pertama, bantuan akan diajukan bagi warga di Kecamatan Takokak dan Kadupandak yang sudah ditetapkan sebagai prioritas relokasi,” jelasnya.
Tahap kedua bantuan akan diberikan setelah pendataan dari wilayah lain selesai diverifikasi. Nurzein memastikan bahwa seluruh warga terdampak di Cianjur Selatan akan menerima bantuan dari Pemerintah pusat.
“Bagi rumah yang rusak berat dan harus direlokasi, warga akan menerima kunci rumah baru. Sementara bagi kerusakan ringan dan sedang, bantuan stimulan akan langsung ditransfer ke rekening warga,” tuturnya.
Sementara itu relokasi dilakukan untuk memindahkan warga dari zona merah yang dinilai berbahaya berdasarkan hasil kajian teknis. Pemerintah mendorong warga yang berada di zona merah untuk pindah, baik melalui relokasi pemerintah maupun secara mandiri.
“Jika lokasi tempat tinggal sudah dinyatakan sebagai zona merah, warga harus pindah demi keselamatan mereka,” tegasnya.
Bantuan stimulan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana dan mempercepat pemulihan pasca-bencana. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi. (tim).











