- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
Tanah Labil Bergerak, 2 Keluarga di Pagelaran yang Terdampak Langsung Diungsikan

Keterangan Gambar : Warga di Desa Buni Jaya, Kecamatan Pagelaran, yang terdampak pergerakan tanah sudah mengungsi menyelamatkan diri beserta keluarganya. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Peristiwa pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Kampung Pogor RT 05 RW 07, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/4/2025) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Akibat kejadian ini, dua rumah warga dilaporkan terdampak.
Menurut informasi yang dihimpun, pergerakan tanah yang terjadi secara tiba-tiba ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Mereka khawatir akan terjadinya pergerakan tanah susulan, mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut yang labil.
"Waktu kejadian, tiba-tiba ada suara seperti retakan yang keras. Setelah dicek, ternyata tanah di belakang rumah sudah bergerak," ujar Sekretaris Desa Bunijaya, Wa Ule, Jumat, (25/4/2025).
Baca Lainnya :
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
Wa Ule mengatakan, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi pergerakan tanah memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk menghindari potensi risiko yang lebih besar jika terjadi pergerakan tanah susulan," ujarnya.
Warga berharap agar pemerintah daerah segera memberikan bantuan dan solusi terkait kondisi saat ini. (tim-dens).











