- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
SPAM Perumdam Tirta Mukti Cianjur Berpotensi Dibatalkan, Budi: Berharap Jadi Prioritas Pemerintah Pu

Keterangan Gambar : Direktur (Dirut) Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan.
Pinusnews.id - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perumdam Tirta Mukti Cianjur berpotensi dibatalkan, sebab terancam terkena efisiensi anggaran.
Diketahui, pembangunan SPAM bantuan dari pemerintah Provinsi dengan titik lokasi Sungai Cibereum itu akan dikerjakan ditahun 2025.
Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur Budi Karyawan mengatakan, hingga kini masih menunggu terkait rencana pembangunan SPAM.
Baca Lainnya :
- Pjs. Bupati Cianjur. Pastikan APD dan SOP untuk Pilkada 9 Desember
- Hasil Survei LSI, Pasangan Herman Suherman - TB Mulyana Berada di Posisi Teratas
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
"Untuk SPAM ini kami masih menunggu, karena kita lihat kebijakan Presiden memotong anggaran sampai triliunan itu pasti berdampak pada investasi-investasi lainnya. Karena kan program yang tidak terlalu penting akan tergerus," kata Budi, belum lama ini.
Dia berharap, SPAM dapat menjadi prioritas dari Pemerintah Pusat.
"Mudah-mudahan saja program SPAM itu menjadi prioritas," pungkasnya. (dens).











