- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
Setelah Kebakaran Para Pedagang Pasar Bomero Cianjur Belum Direlokasi ke Tempat yang Baru

Keterangan Gambar : Kebakaran di pasar Bojongmeron, Cianjur.
Pinusnews.id - Pasca kebakaran beberapa waktu lalu. Pemkab Cianjur belum memastikan tempat relokasi untuk para pedagang Pasar Bojongmeron, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, pihaknya masih memikirkan terkait relokasi para pedagang Pasar Bojongmeron di Kampung Bojong Meron, RT 03/RW 04, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur.
"Nanti kita akan pikirkan itu," singkat Bupati Cianjur, Senin, 9 September 2024.
Baca Lainnya :
- Hanya Impian, Cianjur Selatan Belum Dianggap Prioritas CDOB
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
Sebelumnya, sebanyak delapan los di Pasar Bojongmeron (Bomero), Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, hangus terbakar, Sabtu 7 September 2024, sekitar pukul 18.15 WIB. Kebakaran diduga akibat adanya kelalaian pemilik kios.
Ketua RT 03, Arianto Setiawan, mengatakan, jumlah kios yang terbakar ada sebanyak delapan kios di Jalan Ciciwiarsih.
"Kejadiannya sekitar jam 18.15, sesudah magrib, kelihatan ada api pas saya lagi di belakang," katanya.
Dia mengungkapkan, yang terbakar kios-kios kecil, dengan total delapan kios diantaranya kios perabotan, daging ayam, dan sparepart sepeda.
"Penyebabnya mungkin karena kelalaian penghuni, karena kalau jaringan listrik tidak ada. Kemungkinan penghuni kios," ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cianjur, Nandi mengatakan, pada Sabtu 7 September 2024, sekira pukul 18.00 WIB, di Jalan Cici Wiarsih RT 01 dan RT 03/RW 04, Kelurahan Solokpandan, telah terjadi kebakaran empat unit rumah, dua unit rumah kosong dan 2 unit rumah ada pemiliknya dan sembilan unit kios dagang.
"Menurut saksi bahwa sumber api muncul dari atap rumah kosong milik Ceu Piyah yang sudah lebih dari 5 tahun tidak ditempati, kemudian api merambat ke depan yang berisikan kios loak sepeda dan onderdil motor," ungkapnya. (tim).











