- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
Program Nyah ka Indung Bentuk Nyata Kepedulian terhadap Orang Tua

Keterangan Gambar : Penulis artikel, Torik Imanurdin.
Penulis: Torik Imanurdin, S.Pd.,M.Pd. Anggota ICMI Orda Cianjur
Pinusnews.id - Program "Nyah ka Indung" yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), bukan sekadar kebijakan administratif melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian terhadap ibu dan orang tua lanjut usia.
Program ini menghadirkan konsep mulia: setiap pejabat pemerintah daerah menjadikan seorang ibu lansia di lingkungan tugasnya sebagai "ibu asuh." Mereka tidak hanya memberikan bantuan, tapi juga merawat, mengunjungi, dan menyayangi sebagaimana seorang anak kepada ibunya.
Baca Lainnya :
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
- Resmi, Forum Komunikasi Komite Sekolah Cianjur Gelar Deklarasi
- Ecky Bersama Tim Relawan Salurkan Bantuan Sembako dan Penyuluhan di Cianjur
- Ini Harapan Pjs Bupati Cianjur, Saat Menghadiri Konfercab HMI ke XIII
Lebih dari itu, dalam kebijakan lanjutan program ini, apabila ibu yang diasuh dalam kondisi sakit, maka pejabat tersebut diberi kelonggaran untuk bekerja dari rumah. Ini adalah terobosan kemanusiaan yang patut diapresiasi tinggi: negara hadir, bukan hanya sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menjaga.
Program ini juga secara simbolis dan strategis diluncurkan di Kabupaten Cianjur pada hari Jumat, 11 April 2025, yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun Gubernur Kang Dedi Mulyadi.
Ribuan masyarakat Cianjur menyambut kedatangan KDM dengan antusiasme luar biasa bukan hanya karena acara peluncuran, tetapi karena hadirnya sosok pemimpin yang selama ini dirindukan: pemimpin yang mengerti rasa, memuliakan orang tua, dan membawa kebijakan yang menyentuh sisi paling manusiawi dari sebuah masyarakat.
Program "Nyah ka Indung" bukan hanya langkah administratif, tetapi revolusi budaya dalam birokrasi yang menempatkan kasih sayang dan penghormatan kepada orang tua sebagai bagian dari sistem pelayanan publik. (Torik Imanurdin).











