- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
Pertamakali, Jabar Gelar West Java Expo, Pangan dan Teknologi Internasional

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Untuk yang pertamakalinya, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar menggelar West Java Expo, International Food and Thecnology dengan tema Amazing Local Food of West Java.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Noneng Komara Nengsih menyebutkan, inti dari kegiatan tersebut adalah untuk mempertemukan produsen makanan dengan pembeli dalam skala besar dan berkelanjutan.
“Intinya adalah untuk mempertemukan produsen makanan dengan calon pembeli skala besar dari dalam dan luar negeri, mengingat potensi produk makanan olahan di Jawa Barat cukup besar untuk dikembangkan,” kata Noneng, dalam acara Bewara Jabar (BEJA) di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (8/10/2024).
Baca Lainnya :
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
Menurut Noneng lebih dari 200 pengusaha produk makanan ikut serta dalam WJX 2024, dari 25 kabupaten/kota di Jawa Barat.
“Para peserta selain menampilkan produk olahan makanannya, mereka juga akan mengikuti beberapa lomba seperti lomba kemasan produk, lomba teknologi mesin pengolah makanan dan lain-lain,” ujarnya.
Noneng menjelaskan, WJX 2024 juga sebagai ajang lahirnya inovasi makanan non beras dan gandum, karena sektor makanan yang berasal dari non beras dan gandum di Jabar juga cukup besar.
“Kita ingin merangsang dibersifikasi olaham makanan selain beras dan gandum. Karena kedua bahan makanan teraebut, terutama terigu, kita masih mengandalkan impor, sementara bahan lainnya di Jawa Barat cukuo berlimpah seperti singkong, ubi dan lain-lain,” sebutnya.
Dari kegiatan tersebut, Noneng berharap potensi transaksi bisa menghasilkan Rp70 miliar, bila berkaca dari kegiatan PKJB lalu yang mencapai Rp15 miliar. (tim).











