- Dari 90 Gerai ke 203 Bangunan: Diskumdagin Cianjur Gerakkan Verifikasi Koperasi Merah Putih
- Kinerja Dinas PUTR Cianjur Hadirkan Infrastruktur untuk Kepentingan Masyarakat
- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
Penanaman Pohon Cemara Udang untuk Pengaman Pantai dan Sarana Wisata

Keterangan Gambar : Saat pihak Desa Talagasari menggelar rapat program penanaman cemara udang di pesisir pantai.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Talagasari Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, mencanangkan program penanaman pohon cemara udang sepanjang pantai.
"Dengan panjang 38 hektar. Dan penanamannya terdiri dari 600 pohon cemara per hektarnya," ujar Kepala Desa Talagasari, Abdul Rosyid, saat menggelar rapat di area pantai Talagasari, belum lama ini.
Ia mengatakan, program tersebut untuk mempertebal sabuk hijau atau "green belt" pengaman pantai karena pesisir pantai tinggi ancaman abrasi. Selain itu dengan penanaman pohon tersebut, nantinya dapat digunakan sebagai sarana wisata kedepannya.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- 918 Burung Digantangkan, Kontes Burung di Pendopo Tumaritis Semarak Luar Biasa
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
“Selain itu, penanaman pohon cemara udang sebagai upaya meminimalkan dampak bencana alam di pinggir pantai pada daerah setempat," tuturnya.
Cemara udang tambah dia, merupakan tanaman yang dipilih pada kegiatan tersebut karena cocok ditanam di pinggir pantai dan dimungkinkan dapat meminimalkan dampak abrasi pantai dan angin kencang.
"Hanya saja, kegiatan itu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya campur tangan dari masyarakat sekitar," jelasnya. (tim).











