- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur: Sebagian Kasus Kematian Dapat Dicegah dengan Deteksi Dini

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan amanah dari pemerintah untuk mendorong masyarakat melakukan deteksi dini berbagai penyakit dalam peningkatan potensi kesembuhan kasus kematian di Indonesia.
Sebagian kasus kematian yang dapat dicegah dengan deteksi dini, pemerintah telah meluncurkan program CKG, sebagai bentuk apresiasi pemerintah bagi seluruh rakyat Indonesia.
Berkaitan dengan CKG, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, tujuan utama CKG adalah meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya kesehatan.
Baca Lainnya :
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
- UMK 2021 Tak Naik, Ribuan Buruh di Cianjur Unjuk Rasa
- Sebanyak 7.978 Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jabar
- Mobil Muatan Ikan Terjun Bebas ke Jurang, Tiga Orang Luka-Luka
"Maka dengan CKG ini kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur, untuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis ini," kata Yusman Faisal di Cianjur, Selasa 25 Februari 2025.
Yusman Faisal menambahkan, program CKG dapat diikuti oleh semua warga masyarakat Indonesia yaitu dari sejak bayi lahir hingga sampai lanjut usia.
Misalnya saja skrining bayi baru lahir deteksi terhadap kondisi seperti kekurangan Horman tiroid bawaan, kekurangan enzim pelindung sel darah merah, kekurangan hormon adrenalin bawaan, penyakit jantung bawaan kritis, dan kelainan saluran empedu pertumbuhan (berat badan-tinggi badan).
Kemudian untuk skrining balita dan anak pra sekolah pemeriksaan terhadap pertumbuhan perkembangan serta deteksi dini, antara lain tuberkulosis, talasemia (pemeriksaan darah pada usia 2 tahun saja), gula darah (pemeriksaan darah pada usia 2 tahun saja), telinga, mata, dan gigi.
Adapun deteksi dini untuk tingkatan usia ke atasnya hingga sampai usia lanjut, dapat mengkonfirmasinya kepada petugas di Puskesmas yang menangani program CKG atau deteksi dini tersebut. (dens).











