- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
Ekspor Jabar Bulan Agustus mengalami peningkatan neraca perdagangan surplus.

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan Jawa Barat Agustus 2024 mengalami surplus dari sisi nilai sebesar USD 2,33 miliar.
Nilai tersebut ditunjang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar USD 2,50 miliar, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar USD 163,59 juta.
Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada bulan Agustus 2024 terjadi surplus sebesar 280,66 ribu ton, yang disumbang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar 536,39 ribu ton, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar 255,73 ribu ton.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
Dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan 13 negara mitra dagang utama, pada periode Agustus 2024, Jawa Barat mengalami defisit neraca perdagangan dengan Tiongkok dan Taiwan senilai USD 210,54 juta, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang deficit sebesar USD 223,22 juta.
Sedangkan perdagangan Nonmigas dengan negara-negara utama lainnya menunjukkan surplus. Surplus neraca perdagangan terbesar adalah dengan Amerika Serikat yang mencapai USD 584,15 juta.
Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus mengatakan surplus neraca akibat ekspor dari Jawa Barat masih lebih tinggi dari impor. Ekspor Agustus 2024 mencapai USD 3,53 miliar, naik 6,12 persen dibandingkan Juli 2024.
“Sementara impor Agustus 2024 mencapai USD 1,20 miliar, turun 1,19 persen dibandingkan Juli 2024,” tuturnya. (teguh).











