- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
Desa di Cianjur Harus Membangun Kambali Leuit atau Lumbung Padi

Keterangan Gambar : Leuit atau lumbung padi.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur mengajak semua desa untuk membangun kembali lumbung padi atau leuit.
Lumbung padi ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan makanan, terutama saat terjadi bencana seperti kekeringan yang membuat panen gagal.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan bahwa lumbung padi atau gudang beras nantinya saat panen bisa di simpan di leuit.
Baca Lainnya :
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
"Sebagian hasil panen disimpan di leuit, nantinya bisa diambil saat dibutuhkan, misalnya saat terjadi kelangkaan makanan," kata Herman, di Cianjur, belum lama ini.
Meskipun sekarang lumbung padi sudah jarang ditemui, beberapa desa di Cianjur sudah mulai membangunnya kembali. Bupati Herman sangat mendukung hal ini dan meminta semua desa untuk melakukan hal yang sama.
"Saya juga sudah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk menggunakan dana ketahanan pangan desa untuk membeli hasil panen petani dan menyimpannya di lumbung padi. Dengan begitu, saat terjadi kekurangan makanan, desa sudah memiliki cadangan beras," jelasnya. (tim).











