- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
BKSDA Mulai Evakuasi Buaya di Penangkaran Gunung Calung Cianjur

Keterangan Gambar : Pihak BKSDA tampak mulai evakuasi buaya-buaya dari penangkaran di Gunung Calung.
Pinusnews.id - Beberapa waktu lalu peristiwa jebolnya penangkaran buaya di sebuah kawasan Cianjur, membuat gempar warga masyarakat karena sangat membahayakan keamanan manusia.
Tapi sekarang puluhan ekor buaya yang tersisa di tempat penangkaran Kampung Gunung Calung Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur itu mulai evakuasi. Proses evakuasi dilakukan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Berdasarkan pantauan, proses evakuasi kawanan buaya muara itu dilakukan para petugas BKSDA dengan membagi menjadi beberapa tim.
Baca Lainnya :
- Kini Pemda Cianjur Punya Platform MBIZMARKET untuk Pengembangan E-MARKETPLACE
- Melihat Pesantren Al-Kautsar Cianjur Cetak Generasi Unggul, Ini Program Kurikulum Jitunya
- Tim Pol PP Cianjur Obrak-Abrik Pengedar Miras
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
Ada yang bertugas memancing kawanan buaya muncul ke permukaan dengan cara memasukan daging ayam ke dalam karung. Setelah muncul ke permukaan, selanjutnya buaya itu digiring ke daratan.
Sementara, petugas lainnya menguras air kolam menggunakan dua unit pompa. Menurut informasi, proses evakuasi sudah dilakukan sejak Selasa, 15 Oktober 2024. Pada saat itu sudah ada 17 ekor buaya yang berhasil dievakuasi.
“Kemarin prosesnya terhenti karena cuaca. Dilanjutkan hari ini,” ungkap salah seorang petugas BKSDA yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan ditemui di kawasan kolam penangkaran, Rabu, 16 Oktober 2024.
Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor Diah Qurani Kristina, mengatakan pihaknya masih belum bisa memastikan jumlah terbaru buaya muara yang ada di dalam kolam penangkaran tersebut.
“Kita masih hitung. Makanya dikurangi dulu airnya untuk mempermudah proses evakuasi dan menghitung jumlah buayanya. Nanti kalau sudah selesai ada statemen resmi yang kita buat,” kata Diah.
Berbeda dengan lima buaya kabur yang sebelumnya sudah dievakuasi, Diah menyebut buaya-buaya yang dievakuasi kali ini akan dipindahkan ke BKSDA di Sumatera Selatan.
“Dipindahkan ke Sumatera Selatan ke BKSDA Sumatera Selatan. Mudah-mudahan hari ini airnya bisa berkurang. Buayanya bisa terlihat dan terangkut seluruhnya,” pungkasnya. (tim).











